<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Translasi Indonesia Artikel A List Apart</title>
	<atom:link href="http://alaid.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alaid.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Apr 2007 18:21:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alaid.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Translasi Indonesia Artikel A List Apart</title>
		<link>http://alaid.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alaid.wordpress.com/osd.xml" title="Translasi Indonesia Artikel A List Apart" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alaid.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Desainer Web dan Bangga Karenanya</title>
		<link>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/desainer-web-dan-bangga-karenanya/</link>
		<comments>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/desainer-web-dan-bangga-karenanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2006 02:25:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hafiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Industry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/desainer-web-dan-bangga-karenanya/</guid>
		<description><![CDATA[Judul Asli: Web Designer and Proud of It Issue 100 : 02 April 2001 Oleh: Chris MacGregor Apakah kamu mendengar tentang anak 16 tahun yang mendesain web dan menghasilkan lebih dari $6000 dalam sebulan!?! Hal terberat menjadi seorang web desainer &#8230; <a href="http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/desainer-web-dan-bangga-karenanya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=8&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Asli:</strong> <a href="http://alistapart.com/articles/proud" class="external">Web Designer and Proud of It</a><br />
<em>Issue 100 : 02 April 2001</em></p>
<p><strong>Oleh:</strong> Chris MacGregor</p>
<p>Apakah kamu mendengar tentang anak 16 tahun yang mendesain web dan menghasilkan lebih dari $6000 dalam sebulan!?!</p>
<p><span id="more-8"></span></p>
<p>Hal terberat menjadi seorang web desainer profesional adalah memberitahu orang-orang apa pekerjaan saya. Berbagai komentar yang saya dapat mulai dari penilaian bahwa web hanyalah sebuah fad (tren sesaat), hingga pada komentar yang terkenal, &#8220;Anakku kelas 5 SD sudah punya situsnya sendiri&#8221;. Alasan terutama bahwa titel pekerjaan seperti Desainer GUI Web atau Web Creative dianggap remeh dalam lingkup profesional dan media adalah karena dalam sosialita sekarang, istilah desainer web memberimu rasa hormat kira-kira sama dengan bagi seorang loper koran.</p>
<p><strong>Siapa yang harus Disalahkan?</strong></p>
<p>Bukanlah kesalahan dari desainer web sekarang jika siapapun dengan kemampuan memakai internet dapat dengan mudah mengaku bisa menjalani profesi tersebut. Adalah kesalahan dari desainer saat ini bahwa orang-orang tidak mengetahui perbedaan antara seorang profesional, dengan anak 16 tahun yang gemar mempromosikan diri sendiri. Perbedaan itu adalah kemampuan desain, pengetahuan Internet, pengalaman dan komitmen profesional pada bidang ini.</p>
<p>HTML adalah bahasa yang mudah dipahami, dan tidak butuh banyak keahlian untuk pergi ke toko dan membeli satu dari banyak paket software web editing WYSIWYG. Namun web desain lebih dari sekedar mengkode satu halaman yang akan tampil di browser. Batasan yang diberikan pada desainer web membuat pembangunan sebuah halaman menjadi sebuah permainan kompromi dan trik untuk menipu browser. Kita telah memakai fitur TABLE dari HTML sebagai semacam Postscript on-line, mendefinisikan sel untuk menyimpan data atau gambar kita sebagaimana kita memakai jalur (&#8220;path&#8221;) dan text box untuk mendesain halaman. Namun bersamaan dengan tiap trik baru, dengan tiap perkembangan baru, sifat dari Internet itu sendiri menyalurkan ide kita kepada siapapun di luar sana yang mengaku dirinya &#8220;desainer web&#8221;. </p>
<p>Sebagai profesional kita dihadapkan pada situasi yang sama yang diberikan oleh revolusi Desktop Publishing kepada desain grafis di akhir era 80an. Setiap perusahaan software menyatakan bahwa produk mereka akan membuat situsmu sebaik buatan desainer profesional. Sekolah lokal menawarkan kelas desain yang diajarkan oleh guru ilmu komputer yang memfokuskan pada penulisan HTML dan tidak pada tujuan memberikan desain yang efektif. Buku-buku tersedia di toko-toko dengan judul seperti The Idiot&#8217;s Guide to Web Design dan Web Page Design for Dummies. Profesi kita terancam oleh semua ini.</p>
<p><strong>Jadi apa yang bisa kita lakukan?</strong></p>
<p><em>Yang dapat kita lakukan</em></p>
<p>Pertama, kita harus memperluas jarak antara mereka yang sekedar mengaku sebagai desainer web dengan profesional sesungguhnya. Profesional tidak &#8220;membuat&#8221; desain web, kita mempraktekkannya. Web desain bukanlah tanda jasa yang bisa dipasang pada seragam pramuka (namun dari yang terjadi sekarang, hal itu tidak terlalu jauh berbeda), ini adalah sebuah pilihan karir yang menuntut perkembangan terus menerus dan dedikasi yang serius. Kita terus bekerja mengembangkan kemampuan dan teknik kita, mempelajari bagaimana memakai alat baru dan menguasai yang lama. Untuk menaikkan profesi kita dari persepsi yang ia dapat sekarang menuju tingkat yang layak ia perolah, perbedaan antara profesional dan amatir haruslah jelas bagi para penonton biasa.</p>
<p>Kedua, sebagai profesional kita harus memahami bahwa alasan pengunjung untuk meng-klik sebuah tombol sama pentingnya dengan penampilan tombol itu pada browser yang berbeda. Kita harus dapat melihat pada informasi yang dimasukkan ke dalam website dan mengorganisasikannya dalam format yang mudah dipahami. Separuh psikolog dan separuh editor majalah, seorang desainer web harus menjadi bentuk digital dari seorang manusia Renaissance. Sama seperti seorang pesulap yang dapat membuat kartu ratu hati terambil dari setumpuk kartu, kita harus dapat membawa pengunjung satu website menuju informasi yang akan menjawab pertanyaan mereka.</p>
<p>Ketiga, kita harus dapat menentukan tujuan situs yang kita buat. Bekerja dengan klien untuk membangun strategi Internet mereka sama pentingnya bagi kesuksesan website tersebut, dengan bagaimana penampilannya. Perusahaan yang sekedar menginginkan sebuah website on-line akan melewatkan pengaruh komunikasi yang dimiliki oleh website yang efektif. Sebagai web desainer profesional kita harus dapat bekerja dengan satu perusahaan untuk menggarisbawahi apa yang ingin mereka dapat dari website mereka, dan apa yang diperlukan untuk memperolehnya. Kemudian kita memakai informasi ini untuk membangun situs yang akan memenuhi kebutuhan klien.</p>
<p>Keempat, pemahaman mengenai pemasaran dan Public Relation harus menjadi bagian dari resume setiap web desainer profesional. Kita harus mengetahui bagaimana memakai pola ekonomi berdasar-hadiah (gift-based) dari Internet untuk mendapat peningkatan pelanggan bagi klien. Profesional tidak boleh mengalami kesulitan membuat banner kampanye yang efektif, atau menulis meta-tag yang dapat mempromosikan situs. Sebagai profesional kita akan membutuhkan latar belakang semacam ini untuk bersaing dengan desainer web &#8220;sepulang sekolah&#8221; yang mendatangi bisnis kita.</p>
<p><strong>Tentang Penulis</strong></p>
<p>Chris MacGregor bekerja menghapus dosanya di purgatory sebagai desainer web. Dia diwakili oleh Aquent di Houston, di mana melaluinya ia bekerja freelance untuk perusahaan di industri energi yang bernilai milyaran dollar. Selain bekerja, Chris juga mempublikasikan Flazoom.com, situs kritik Flash yang terkenal dan dia telah menulis sejumlah artikel mengenai Flash dan Usability (kepenggunaan?). Ketika ingin lari dari itu semua, Chris menjadi pembicara konferensi dan pertemuan mengenai web dan usability.</p>
<p>Kelima, web desainer profesional harus merasa bangga dengan profesi kita. Sudah waktunya kita menggenggam titel kita, mengambilnya kembali dari anak-anak 16-tahun. Lain kali ketika kamu kehabisan kartu bisnis, banggalah dengan profesimu dan gunakan titel, Desainer Web. Bergabunglah dengan desainer web lain di daerahmu dan buat sebuah grup profesional. Berhenti bersembunyi di balik titel yang dibuat-buat; dengan melakukannya kamu hanya akan menambah persepsi bahwa web desain adalah pekerjaan yang tepat untuk para idiot dan bodoh.</p>
<p>Tidak akan mudah untuk merehabilitasi imej dari web desainer profesional, namun kita semua akan memperjuangkannya. Masa depan profesi kita ditentukan oleh perbuatan kita di masa sekarang. Jadi, ketika lain kali seseorang mengatakan bahwa anak kelas 5 SD mereka memiliki websitenya sendiri, balaslah dengan mengatakan bahwa dia harus terus berusaha, dan setelah lulus sekolah bisa jadi ia akan dapat menjadi desainer web profesional, sama sepertimu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alaid.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alaid.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alaid.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alaid.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=8&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/desainer-web-dan-bangga-karenanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d7dcf77e599e825980454aa149ef395?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hafizr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Panggilan untuk Semua Desainer: Belajarlah Menulis!</title>
		<link>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/panggilan-untuk-semua-desainer-belajarlah-menulis/</link>
		<comments>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/panggilan-untuk-semua-desainer-belajarlah-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2006 02:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hafiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[User Interface Design]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/panggilan-untuk-semua-desainer-belajarlah-menulis/</guid>
		<description><![CDATA[Judul Asli: Calling All Designers: Learn to Write! Issue 216 : 09 Mei 2006 Oleh: Derek Powazek Kita semua pernah mengalaminya. Klien berkata, &#8220;Pokoknya desainlah. Kami akan mengisi kontennya nanti.&#8221; Atau desainer berkata, &#8220;Seperti ini tampilan halamannya. Saya memakai sembarang &#8230; <a href="http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/panggilan-untuk-semua-desainer-belajarlah-menulis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=7&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Asli:</strong> <a href="http://alistapart.com/articles/learntowrite">Calling All Designers: Learn to Write!</a><br />
<em>Issue 216 : 09 Mei 2006</em></p>
<p><strong>Oleh:</strong> Derek Powazek</p>
<p>Kita semua pernah mengalaminya. Klien berkata, &#8220;Pokoknya desainlah. Kami akan mengisi kontennya nanti.&#8221; Atau desainer  berkata, &#8220;Seperti ini tampilan halamannya. Saya memakai sembarang kata-kata untuk teksnya, karena itu bukan tugas saya.&#8221; Sayangnya, itu bukanlah cara untuk mendesain satu pengalaman yang baik.</p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p>Mungkin terdengar keren untuk menyatakan &#8220;pasar adalah percakapan&#8221; atau &#8220;desain adalah tentang mengkomunikasikan ide-ide,&#8221; namun bagaimana hal itu menjadi nyata jika desainer tidak bekerja dengan, ataupun sungguh-sungguh menuliskan, teks?</p>
<p><strong>Pengalaman pemakai bukan sekedar desain visual</strong></p>
<p>Sudah waktunya kita desainer berhenti menganggap diri sendiri sekedar sebagai manusia pixel, dan waktunya menganggap diri sebagai pembuat pengalaman-pengalaman. Dan jika berkenaan dengan pengalaman di Web, tak ada cara lebih baik untuk membuatnya selain dengan menulis, dan menulis dengan baik.</p>
<p>Mari kita lihat contoh favorit semua orang tentang Melakukan Hal dengan Benar: Flickr. Tanya sekumpulan orang tentang pengalaman mereka dengan Flickr, dan mereka akan menggunakan kata-kata seperti &#8220;menyenangkan&#8221; dan &#8220;bersahabat&#8221; untuk menjelaskannya.</p>
<p>Mengapa? Tak ada hal yang secara unik menyenangkan mengenai teks hitam di atas background putih. Tidak ada yang bersahabat tentang upload dan memberi tag, tidak perduli berapa banyak trik ajaib AJAX yang kamu pakai. Tentu, konten fotografis itu sendiri yang memberikan pengalaman personal. Tetapi tak seorangpun pernah menyatakan betapa menyenangkannya Ofoto. Dan fitur jaringan sosial berorientasi-komunitas juga memberi sebuah pengalaman emosional, namun saya kira ada sesuatu yang lebih dari itu yang tengah berjalan.</p>
<p>Pendapat saya: Itu adalah tulisannya. Sifat bersahabatnya muncul dari teks yang sudah kita kenal sejak dulu. Saat kamu datang ke situsnya, ia menyambutmu dengan bahasa yang acak. Hola! Salut! Shalom! Ketika kamu log in, tombolnya mengatakan &#8220;Masuk ke dalam&#8221; (&#8220;Get in there&#8221;), bukannya &#8220;Kirim&#8221; (&#8220;Submit&#8221;). Ketika kamu meng-upload foto, bergabung dengan grup, menambah kontak.. semua teks yang berhubungan bersifat terbuka, memberi semangat, menyenangkan, dan kedengaran sangat tertarik (untuk menyambutmu). Dan ini mempunyai dampak yang signifikan pada keseluruhan pengalaman pemakai.</p>
<p><strong>Teks adalah interface (antarmuka)</strong></p>
<p>Bukan hanya tentang teks pemasaran (walaupun termasuk juga). Ini adalah interface. Ini adalah teks yang datangnya tidak dari departemen Public Relation—datangnya dari kita, desainer yang bertanggung jawab terhadap pengalaman pengguna. Teksnya menjadi bagian dari User Interface sama seperti warna, pixel, semua hal yang biasanya diperhatikan desainer. Barangkali lebih.</p>
<p>Ambil contoh lain—sebuah situs yang baru saya temukan, masih dengan topik foto. Photojojo adalah pekerjaan cinta (labor of love) yang dibuat oleh Amit Gupta dan Kara Canal. Ia adalah sebuah newsletter mingguan, dan mereka jelas telah menghabiskan banyak waktu mengatur tulisan dalam newsletter. Namun mereka juga menghabiskan waktu sama banyaknya mengatur tulisan di tempat yang lain.</p>
<p>Ketika kamu datang ke situs, homepage-nya berkata, &#8220;Selamat. Ini hari keberuntunganmu! Kamu baru saja menemukan satu newsletter foto yang sangat keren.&#8221; Di bawah form email, pesan anti-span tidak mengatakan sesuatu yang kering seperti &#8220;kami tidak akan memberikan informasi pada pihak ketiga.&#8221; Sebaliknya ia berkata, &#8220;Kami sungguh-sungguh bersumpah: Tidak ada spam, tak akan pernah.&#8221; Jika kamu cukup penasaran untuk membaca halaman About, kamu akan dihadiahi sebuah cerita menarik tentang bagaimana kedua orang ini memutuskan untuk memulai situsnya. Tidak ada omong-kosong pemasaran, hanya dua orang yang benar-benar tertarik dengan apa yang mereka lakukan.</p>
<p>Jadi begini, saya adalah seorang yang membatalkan pendaftaran dari tiap email list yang saya ikuti pada tahun 1999 dan tidak pernah kembali. Saya benci email. Jika situs ini memakai bahasa tradisional, saya tidak akan pernah mendaftar. Namun ketertarikan mereka menular, dan sebelum saya sadar, saya sudah memberikan alamat email saya. Satu klik pada mail konfirmasi dan tahu apa pesan yang saya dapat di website mereka? &#8220;Bung, kamu hebat.&#8221; Tepat sekali.</p>
<p><strong>Di balik lorem ipsum</strong></p>
<p>Jadi jika kamu seorang yang menyewa desainer, tanyakan pada mereka bacaan apa yang mereka sukai. Bicarakan dengan mereka tentang pilihan kata pada tiap tombol, tiap link, tiap judul. Buat mereka menulis halaman about-mu. Sudah menjadi tugas desainer untuk berpikir tentang situsmu sebagaimana seorang pemakai memikirkannya, dan katakan pada mereka apa yang harus mereka dengar, dan kapan mereka harus mendengarnya. Seorang desainer yang layak akan sanggup melakukannya. Dan jika desainermu berkata, &#8220;Saya bukan penulis,&#8221; mungkin sudah waktunya mencari desainer yang juga penulis.</p>
<p>Jika kamu seorang desainer yang tidak menganggap dirimu sendiri seorang penulis, sudah waktunya berpikir ulang. Belilah buku Strunk and White, lakukan penelitian online, atau ikutilah kelas-kelas. Desain adalah tentang komunikasi, dan perlu lebih dari pixel-pixel untuk berkomunikasi.</p>
<p><strong><em>Tentang Penulis</em></strong></p>
<p>Bekerja di web sejak 1995, Derek Powazek adalah pembuat dari banyak website pemenang-penghargaan, beberapa di antaranya masih ada hingga sekarang. Derek adalah penulis dari Design for Community dan Sand Francisco Stories dan salah satu pendiri JPG Magazine. Dia tinggal di San Francisco dengan istrinya, dua Chihuahua gila, seekor kucing yang grumpy, di sebuah rumah yang penuh dengan tumbuhan bernama Fred.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alaid.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alaid.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alaid.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alaid.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=7&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/panggilan-untuk-semua-desainer-belajarlah-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d7dcf77e599e825980454aa149ef395?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hafizr</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seorang Peri, Roti Bagel Rendah-Lemak, dan Sekantong Palu</title>
		<link>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/seorang-peri-roti-bagel-rendah-lemak-dan-sekantong-palu/</link>
		<comments>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/seorang-peri-roti-bagel-rendah-lemak-dan-sekantong-palu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2006 01:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hafiz</dc:creator>
				<category><![CDATA[User Interface Design]]></category>
		<category><![CDATA[Writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/seorang-peri-roti-bagel-rendah-lemak-dan-sekantong-palu/</guid>
		<description><![CDATA[Judul Asli: A Fairy, a Low-Fat Bagel, and a Sack of Hammers Issue 162 : 07 November 2003 Oleh: Nick Usborne Di suatu hari yang cerah, Peri Internet Jahat menutup semua situs perusahaan dan organisasi di Web. Tidak ada lagi &#8230; <a href="http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/seorang-peri-roti-bagel-rendah-lemak-dan-sekantong-palu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=6&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Asli:</strong> <a href="http://alistapart.com/articles/hammers">A Fairy, a Low-Fat Bagel, and a Sack of Hammers</a><br />
<em>Issue 162 : 07 November 2003</em></p>
<p><strong>Oleh:</strong> Nick Usborne</p>
<p>     Di suatu hari yang cerah, Peri Internet Jahat menutup semua situs perusahaan dan organisasi di Web.</p>
<p>     Tidak ada lagi belanja. Tidak ada lagi situs yang menjual produk dan jasa tanpa henti. Tidak ada lagi situs universitas, organisasi nirlaba, ataupun politik.</p>
<p>     Semua ditutup.</p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p>     Maka semua programmer, desainer, insinyur usability pulang ke rumah, sambil menggelengkan kepala.</p>
<p>     Sayang sekali! Tidak lagi ada web.</p>
<p>     Dan mereka semua tidur begitu saja esok paginya. Lagipula, karena web sudah tak ada lagi, untuk apa pergi bekerja? Mereka tinggal di rumah, bangun kesiangan, menghirup capuccino dan menikmati bagel rendah-lemak.</p>
<p>     Dan mereka tak menyadari sesuatu.</p>
<p>     Mereka tidak menyadari bahwa meskipun semua situs organisasi dan perusahaan telah ditutup, internet masih menyala penuh aktivitas.</p>
<p>     Puluhan juta manusia mengirim milyaran pesan satu sama lain. Semua, tua dan muda. Instant message bertebaran. Blog ditulis dan di-update. Newsletter diedit dan dikirimkan. Forum diskusi dibaca dan dibalas. Situs personal dibuat, dipublikasikan. Email ditulis untuk keluarga dan sahabat.</p>
<p>     Orang-orang membaca dan menulis. Sedih dan tertawa. Menangis dan bergembira. Menyetujui dan menentang.</p>
<p>     Orang-orang masih tetap sibuk. Puluhan juta orang. Mereka membaca baris demi baris, halaman demi halaman. Apa yang paling mereka suka? Tulisan terbaik. Opini paling menarik. Suara-suara dan pemikir-pemikir paling inovatif. Ya, semua orang menjadi gila membaca. Orang-orang suka membaca ketika subyeknya dekat dengan hati mereka, ketika mereka mengenal dan mempercayai penulisnya, ketika tulisannya menarik dan ditulis dengan baik.</p>
<p>     Tidak mengejutkan, tentu saja. Selalu saja demikian. Sejak grup Usenet yang pertama (Drugs, Sex, Rock and Roll.. tentu saja. 1988). Sejak hari-hari awal dari The Well. Sejak Bulletin Board pertama.</p>
<p>     Orang-orang biasa, puluhan juta &#8220;prospek&#8221; dan &#8220;pelanggan&#8221;, selalu menyukai membaca online. Mereka suka menulis, membaca, mereka menyukai jika dilibatkan, disibukkan. Hanya teks, hanya kata-kata.   (&#8220;Hanya kata-kata?&#8221; Sungguh-sungguh hal yang buruk untuk diucapkan tentang tulisan!)</p>
<p>     Meskipun puluhan juta orang ini tidak memikirkannya, tidak menganalisanya, mereka mengetahui satu kebenaran sederhana: pengalaman mereka mengenai web adalah mengenai kata-kata, mengenai teks. Selalu demikian. Seterusnya demikian.</p>
<p>Ini adalah tempat mereka, media mereka. Mereka di sana, online, sebelum organisasi atau perusahaan datang. Mereka di sana sebelum perusahaan venture capital bermimpi basah tentang &#8220;upswings&#8221; dan IPO. Mereka di sana sebelum seribu ahli menyatakan bahwa web adalah tentang teknologi, desain, dan proses. Mereka di sana sebelum para ahli tersebut menyatakan bahwa orang-orang tidak menyukai membaca secara online..</p>
<p>     Bagaimanapun juga..</p>
<p>     Setelah beberapa hari, Peri Internet Jahat, yang sesungguhnya tidak terlalu jahat, membuat semua website kembali online, dan para desainer, programmer, insinyur usability menghela nafas lega bersamaan dan kembali bekerja.</p>
<p>     Dan mereka melakukan apa yang selalu mereka lakukan. Mendesain, memprogram, membangun, menggunakan software terbaru, mematuhi standard terbaru, mengikuti tren desain paling cool.</p>
<p>     Dan ketika semua telah diatur, dipetakan, dibangun.. mereka menyuruh seseorang mencari penulis untuk mengisi ruang yang kosong dengan kata-kata.</p>
<p>     Sayang sekali. Bodoh seperti sekantong palu.</p>
<p><strong><em>Tentang Penulis</em></strong></p>
<p>       Nick Usborne adalah Senior Analyst dari <a href="http://marketingexperiments.com" class="external">MarketingExperiments.com</a> dan editor dari Marketing Experiments Journal. Journal ini difokuskan hanya pada satu tugas: untuk mencari apa yang bekerja dengan baik di dunia online. Hasil riset jurnal ini dibagikan dua kali sebulan, gratis, lewat teleconference dan dalam Journal itu sendiri.   </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alaid.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alaid.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alaid.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alaid.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alaid.wordpress.com&amp;blog=1018603&amp;post=6&amp;subd=alaid&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alaid.wordpress.com/2006/08/16/seorang-peri-roti-bagel-rendah-lemak-dan-sekantong-palu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9d7dcf77e599e825980454aa149ef395?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hafizr</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
